Kendala Cuaca Buruk, Pemudik ke Pulau Bawean Tertahan di Pelabuhan Gresik

Agus Ismanto
Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Kantor KSOP Gresik, Kusnadi saat memberi keterangan. (Foto: iNews/Agus Ismanto)

GRESIK, iNews.id – Pemudik asal Pulau Bawean hingga saat ini belum dapat pulang ke kampung halaman. Mereka tertahan di Pelabuhan Gresik akibat larangan pelayaran yang dikeluarkan KSOP, mengacu pada faktor cuaca.

Kondisi cuaca buruk ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga 1 Juni mendatang, sehingga otoritas kesyahbandaran belum dapat memberi izin lalu lintas bagi kapal berpenumpang.

Pantauan iNews, terhentinya pelayaran ini sudah sejak dua hari terakhir. Ada ratusan warga pemudik yang tertahan di dermaga lantaran kapal belum berlayar ke Pulau Bawean. Sementara di pelabuhan, tampak terdapat dua kapal, yakni KM Bahari Express dan KM Natuna yang hanya sandar di dermaga.

“Cuaca saat ini masih belum memungkinkan kapal berpenumpang untuk berlayar dengan tinggi gelombang lebih dari 2 meter di perairan Bawean,” ujar Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, Kusnadi, Rabu (29/5/2019).

Dia menjelaskan, larangan ini bersifat sementara sambil menunggu informasi dari BMKG untuk rekomentasi aman bagi lalu lintas pelayaran. Larangan ini untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan laut dan atas pertimbangan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

“Kami juga sudah koordinasikan dengan pemprov jika kondisi cuaca masih seperti. Alternatifnya melalui Surabaya,” katanya.

Diketahui, Pulau Bawean berjarak sejauh 80 mil dari Pelabuhan Gresik. Masyarakat kepulauan yang berencana untuk mudik lebih awal masih belum dapat berangkat akibat faktor cuaca saat ini.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tersesat akibat Cuaca Buruk, 2 Wanita Pendaki Gunung Lawu asal Ngawi Dievakuasi

57 tahun lalu

KM Jaya Baru Tenggelam Dihantam Ombak di Muara Pomako Mimika, 4 Penumpang Selamat

57 tahun lalu

Pencarian 27 Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Terkendala Cuaca Buruk

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem, Evakuasi Jenazah Syafiq Pendaki Hilang di Gunung Slamet Dilanjutkan Besok

57 tahun lalu

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Terkendala Cuaca Buruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal