Kemarau Panjang, Warga 8 Desa di Tulungagung Mulai Kesulitan Air Bersih

Antara
Ilustrasi warga antre mendapatkan air bersih. (Foto: Istimewa)

"Namun karena keterbatasan armada, pengiriman air bersih harus digilir per desa per hari," katanya.

Dia menambahkan, tangki dengan volume 5.000 liter ini rata-rata cukup kebutuhan keluarga yang terdiri atas lima orang selama dua pekan. Di luar bantuan BPBD, warga biasanya harus membeli air bersih dengan harga Rp200.000 per tangki.

Desa-desa yang terdampak kekeringan diperkirakan juga bakal terus bertambah. Sebab jika mengacu data kekeringan dari tahun ke tahun, di wilayah Tulungagung sedikitnya ada enam kecamatan yang menjadi langganan kekeringan.

Daerah-daerah rawan kekeringan tersebut rata-rata berada di wilayah pedalaman dengan topografi daerah dataran tinggi yang kering. Di antaranya Kecamatan Tanggunggunung, Pucanglaban, Rejotangan, Kalidawir, Besuki dan Pagerwojo.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

57 tahun lalu

Detik-Detik Mencekam Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Kotak Misterius Hebohkan Warga Tulungagung, Setelah Dicek Polisi Isinya Mengejutkan

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Wanita Tewas di Tulungagung, Luka Sayat di Leher dan Gigitan di Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal