Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Kecewa Kompetisi Liga 1 Bergulir Lagi

Avirista Midaada
Keluarga korban tragedi Kanjuruhan Devi Athok Zulfitri. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id – Rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggulirkan kembali Kompetisi Liga 1 menuai kecaman keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Pasalnya, pengusutan tragedi yang menewaskan 135 orang tersebut belum tuntas. 

“Ini kasusnya belum selesai sudah mau bergulir dan Arema mau bertanding. Pendamping hukum mereka pun tidak ada, takutnya di belakang hari kita terjadi lagi seperti ini, tidak ada pendampingan,” ujar salah satu keluarga korban 
Devi Athok Yulfitri, Kamis (1/12/2022). 

Devi juga menyesalkan manajemen Arema FC dan PSSI yang dinilai tidak perhatian dan tidak mengawal kasus hukum yang atas tragedi tersebut. 

Sebagai bentuk kekecewaan, dia pun berjanji tak akan lagi mendukung Arema FC dan melihat sepakbola secara langsung ke stadion. Dia juga menyesal telah mengenalkan sepakbola ke anak dan keluarganya, yang membuat dua anaknya meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ricuh 2 Kubu Suporter di Pasuruan Jelang Derby Jatim, Diduga Bonek dan Aremania

57 tahun lalu

Polisi Buru Suporter Arema Pelempar Batu ke Bus Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan

57 tahun lalu

7 Fakta Aremania Lempari Batu ke Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Nomor 5 Tak Diduga

57 tahun lalu

Persib di Ambang Juara Liga 1, Polisi Antisipasi Euforia Bobotoh di Sejumlah Titik

57 tahun lalu

3 Contoh Undangan Halal Bihalal Keluarga, Momen Spesial untuk Saling Memaafkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal