Keluarga Korban Pesimistis dengan Sidang Tragedi Kanjuruhan: Harusnya Digelar Terbuka

Deni Irwansyah
Pihak keluarga korban merasa pesimistis dengan sidang kasus Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya. Mereka menilai sidang itu seharusnya digelar terbuka. (Foto: Deni Irwansyah)

MALANG, iNews.id - Pihak keluarga korban merasa pesimistis dengan sidang kasus Tragedi Kanjuruhan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (16/1/2023). Mereka menilai seharusnya sidang tersebut dapat digelar secara terbuka.

"Kalau lihat persidangan hari ini saya pesimis untuk mendapatkan keadilan, karena seakan-akan kita ditutup-tutupi untuk mendapat keadilan," kata keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Devi Athok, Senin (16/1/2023).

Dia menilai, seharusnya persidangan digelar secara terbuka. Sebab, kata dia, kehadiran di ruang sidang penting untuk bisa mengawal penegakan hukum atas peristiwa yang menewaskan 135 orang tersebut.

"Seharusnya semua warga Indonesia, Pak Jokowi pun, bisa melihat persidangan di Surabaya," ujarnya.

Sementara itu, Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan atau TATAK menyampaikan keluarga korban menolak persidangan. Karena, mereka menilai pasal yang disangkakan kepada terdakwa hanya menyangkut kelalaian.

Selain itu, mereka juga menilai aktor intelektual serta eksekutor penembak gas air mata yang paling bertanggung jawab juga belum dijadikan tersangka.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidang Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu Ricuh, Keluarga Korban Ngamuk ke Pengacara Terdakwa

57 tahun lalu

Keluarga Korban Minta Tragedi Ponpes Al Khoziny Diusut: Kami Ingin Kepastian dan Keadilan

57 tahun lalu

Update Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny Ambruk, 57 Sampel DNA Dikirim ke Pusdokkes Polri

57 tahun lalu

Pilu! Momen Polwan Kuatkan Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Ambruk selama Proses Evakuasi

57 tahun lalu

Polisi Dirikan Dapur Lapangan di Ponpes Al Khoziny untuk Keluarga Korban dan Relawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal