Keluarga Korban Minta Tragedi Ponpes Al Khoziny Diusut: Kami Ingin Kepastian dan Keadilan

Tim iNews
Keluarga korban Ponpes Al Khoziny meminta polisi mengusut dugaan kelalaian pembangunan musala yang menewaskan puluhan santri. (Foto: Ilustrasi)

“Keluarga kami mendorong kepolisian agar melakukan penyelidikan menyeluruh. Ini sudah masuk ranah pidana. Harus ada pihak yang bertanggung jawab karena bangunan itu tidak ambruk secara alami,” katanya.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan pihak kepolisian telah bergerak untuk mengusut ambruknya Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

Menurut informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat sebanyak 61 korban meninggal akibat kejadian tersebut.

“Saya dengar sudah bergerak. Kepolisian sudah bergerak,” kata Cak Imin usai bertemu Menag Nasaruddin Umar di kediamannya di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2025).

Cak Imin pun menyebut polisi sudah memanggil sejumlah pihak. Meski begitu, dia tidak merinci siapa saja yang telah dipanggil oleh Kepolisian.

“Bahkan sudah memanggil pihak-pihak. Kita tunggu aja,” katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah bakal Audit Bangunan Ponpes Tua Berusia 100-200 Tahun

57 tahun lalu

BNPB: Seluruh Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Ambruk Telah Ditemukan

57 tahun lalu

Operasi SAR Ponpes Al Khoziny Ambruk Ditutup, 67 Orang Tewas

57 tahun lalu

Beda Data BNPB dan Basarnas Jumlah Korban Tewas Ponpes Al Khoziny Ambruk, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

61 Orang Tewas di Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk, Baru 17 Jenazah Teridentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal