“Sudah final (dukung Kelana-Dwi Astuti). Karena grassroots saya dari 11 kali melakukan pertemuan yang semula masih lonjong-lonjong, semalam (pertemuan ke-12) sudah bulat dan hari ini kita tentukan dukungan,” kata pria yang akrab disapa Haji Masnuh itu.
Setelah menentukan dukungan ke Kelana-Dwi Astuti, langkah Haji Masnuh selanjutnya yakni memasifkan semua gerakan dengan merangkul semua elemen masyarakat. Soal peluang menang di Sidoarjo yang notabene basis PKB, Haji Masnuh menyebut Pilkada bukanlah pertarungan partai tapi lebih ke figur pasangan calon.
“Partai tetap, tetapi dalam situasi begini, pengalaman yang kemarin adalah figur. Kenapa Ibu Gubernur sekarang ini (Khofifah) bisa menang meski awalnya diperkirakan kalah, itu karena kekuatan figur dan gerakan masif grassroots,” ujarnya.
Diketahui, Haji Masnuh merupakan ketua tim pemenangan Khofifah-Emil untuk wilayah Sidoarjo. Saat itu, Khfifah-Emil menang 55,87 persen dari Gus Ipul-Puti yang diusung PKB dan PDIP.