Kasus Pengeroyokan Polisi oleh Anggota PSHT Jember Akan Diambil Alih Polda Jatim

Bambang Sugiarto
Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi saat mengungkap kasus pengeroyokan anggota polisi oleh pesilat PSHT. (Foto: iNews)

Sebelumnya, seorang anggota polisi babak belur dikeroyok anggota perguruan silat di Kabupaten Jember. Peristiwa itu terjadi saat Aipda Parmanto Indra Jaya sedang mengamankan konvoi perguruan silat di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jember.

Akibat insiden pengeroyokan itu, Aipda Parmanto yang berdinas di Polsek Kaliwates mengalami luka di bagian muka hingga harus dirawat di rumah sakit.

Ketua Cabang PSHT Jember, Jono Wasinudin mengaku prihatin dengan terjadinya kasus tersebut. Dia mengaku sudah berkali-kali meminta anggotanya untuk tidak menggelar konvoi usai kenaikan tingkat. “Namun beberapa anggota terlihat tetap memaksa bahkan melakukan pengeroyokan,” ujarnya.

Terkait insiden itu, Jono meminta maaf dan berjanji membantu aparat kepolisian untuk mencari keberadaan pelakunya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi di Surabaya Kena Prank Ultah, Tangan Diborgol hingga Dievakuasi Damkar

57 tahun lalu

Harga Pakan Ternak di Jember Naik, Daya Beli Masyarakat Menurun

57 tahun lalu

Identitas Kerangka Manusia di Bukit Jember, Warga Diduga Depresi usai Cerai dengan Istri

57 tahun lalu

Kerangka Manusia Ditemukan di Bukit Jember, Ternyata Warga yang Hilang sejak April

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal