Kapolres menambahkan, dalam upaya mengungkap kasus ini polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi. Selain itu mengecek rekaman CCTV di sekitar area Polsek Ujungpangkah guna mendapatkan petunjuk lebih lanjut.
"Propam Polres Gresik juga memeriksa seluruh anggota Polsek Ujung Pangkah untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak internal dalam kasus ini," katanya.
Sementara itu, tim penyelidik juga terus berkoordinasi dengan masyarakat dengan menggunakan data kependudukan untuk mengidentifikasi korban. Bahkan jika diperlukan, pencocokan DNA akan dilakukan.
"Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor atau menghubungi hotline Lapor Kapolres," ucapnya.
Menurutnya saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap secara pasti penyebab kematian dan identitas korban.
"Polres Gresik berkomitmen untuk menangani kasus ini dengan profesional dan transparan demi memberikan kejelasan kepada publik serta keadilan bagi korban," ujar Kapolres.
Sebelumnya, kerangka manusia ini ditemukan seorang petugas harian lepas (PHL) saat diminta mengecek kondisi mobil Honda Civic yang sudah 5 tahun terparkir di asrama polisi tersebut. Saat pintu mobil berhasil dibuka, ditemukan tulang belulang manusia di kursi depan sebelah kiri, Senin (10/3/2025).