Kasus Fetish Kain Jarik di Unair Berlangsung Lama, Ini Harapan Korban

Rahmat Ilyasan
Korban fetish kain jarik menunjukkan bukti foto dan chat pelaku. (foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan)

Karena itu, dia berharap, kali ini pihak kampus serius memberi sanksi, termasuk memberikan pendampingan bagi pelaku. “Pelaku ini sudah tidak waras. Kalau hanya dipenjara, bisa-bisa pas keluar akan kambuh. Perlu psikolog agar kebiasaan buruk pelaku ini hilang,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Suko Widodo mengatakan, pihaknya telah menggelar sidang komite etik begitu kasus dugaan fetish mahasiswanya itu viral di media sosial. Hasilnya, semua sepakat untuk memberikan sanksi.

“Fakultas Ilmu Budaya Unair (FIB) telah menggelar sidang komite etik terhadap yang bersangkutan. Pastinya kami akan mengambil tindakan tegas karena sudah menyalahi etika mahasiswa,” ujarnya, Kamis (30/7/2020).

Suko mengatakan, pihaknya melalui FIB Unair juga mencoba menghubungi Gilang dan keluarganya. Namun, hingga saat ini, Gilang belum bisa dihubungi. Karena itu, pihak kampus akan menyerahkan sepenuhnya pada pihak berwenang.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Modus Tawarkan Jasa Meramal, Pria di Bondowoso Lecehkan Nenek 72 Tahun

57 tahun lalu

Alasan Polisi Tetapkan Gus Idris Tersangka Pelecehan Model Konten Sumpah Pocong

57 tahun lalu

Pengasuh Ponpes di Malang jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Hotman Paris Turun Tangan, Siap Dampingi Santriwati Korban Dugaan Pelecehan di Pati

57 tahun lalu

PCNU Pati Kecam Dugaan Pelecehan Puluhan Santriwati, Minta Polisi Segera Tahan Kiai Pesantren

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal