"Begitu korban berhenti, pelaku ikut berhenti di samping kanan dari korban, begitu berhenti tangan kiri pelaku langsung menyentuh dada sebelah kanan korban, karena merasa dilecehkan korban teriak," katanya.
Pelaku sempat kabur dari lokasi kejadian, namun teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar depan kampus UIN Malang. Alhasil RS dikejar bersama-sama oleh warga sekitar kampus UIN Malang dan pengendara yang melintas.
"Korban beserta masyarakat mengejar pelaku dan tertangkap dibawa ke polsek lowokwaru, sekarang masih dikembangkan tentang perbuatan yang dilaksanakan," ujarnya.
Dari hasil interogasi awal belum diketahui motif yang melatarbelakangi pelaku nekat melakukan aksi begal payudara di tengah ramainya Jalan Sumbersari, Kota Malang. Diduga RS tak dapat mengendalikan nafsunya melihat kecantikan GSA.
"Pelaku ini sadar melakukan aksinya, tidak dalam pengaruh miras. Keduanya tidak saling kenal karena beda asal, korban dari Indonesia tengah, pelaku dari Indonesia Timur. Diduga karena pelaku ini nafsu," ujarnya.
Akibat perbuatannya RS kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Lowokwaru Kota Malang. Ia terancam dengan Pasal 281 KUHP tentang melanggar kesusilaan di tempat umum.