"Selain melakukan tour di Surabaya, penumpang kapal juga ada yang melakukan kunjungan di luar Kota Surabaya dengan estimasi peserta sejumlah 75 orang," katanya.
Meski begitu, Antiek juga memastikan, Pemkot Surabaya telah berkoordinasi dengan pihak pengelola objek wisata serta beberapa instansi terkait. Di antaranya Pelindo III, Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Perak, Dinkes Provinsi Jatim, serta Kementerian Kesehatan. Hal ini terkait screening antisipasi terhadap wabah virus korona (COVID-19).
"Pemeriksaan kesehatan tak hanya dilakukan kepada penumpang, tapi juga kepada kru kapal pesiar yang dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sesuai dengan SOP dari Kementerian Kesehatan," katanya.