GRESIK, iNews.id – Belasan nelayan asal Lamongan lolos dari maut setelah Kapal Ebu Putra yang mereka tumpangi karam akibat diterjang ombak di perairan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018).
Mereka terapung di laut lepas selama 36 jam dengan menggunakan jiriken yang dijadikan pelampung. Beruntung, mereka tertolong Kapal Tongkang TB Prima yang melintas di sekitar lokasi tersebut dan berhasil mengevakuasinya.
Salah seorang nelayan, Pendaka (30) menuturkan, kapal berangkat dari Pelabuhan Sidayu Lawas, Sabtu (7/7/2018) pagi dengan tujuan Masalembu, Sumenep.
“Minggu (8/7/2018) malam kami berhasil melewati Pulau Bawean dengan jarak 20 mil. Sekitar pukul 04.00 WIB, ombak semakin besar. Sementara saat penumpang perahu tidur lelap, saya bertugas menjaga kemudi. Saat itulah perahu oleng,” ujarnya ditemui di Pelabuhan Gresik, Selasa (10/7/2018).
Saat itulah, Pendaka membangunkan teman-temannya yang berjumlah 14 orang. Mereka pun kaget dan spontan dan sigap membuat rakitan jeriken. Namun, saat rakitan jeriken selesai, air yang masuk lewat lambung membesar dan perahu tenggelam.