Meskipun belum terlalu populer seperti destinasi lain di Madura, Kampung Pasir memiliki potensi wisata bahari yang menjanjikan. Garis pantai yang cukup panjang dengan pasir yang relatif bersih dapat dikembangkan menjadi area rekreasi keluarga.
Selain itu, potensi bawah lautnya juga menarik untuk kegiatan snorkeling dan diving meskipun perlu pengembangan lebih lanjut.
Beberapa kelompok masyarakat di Kampung Pasir mengembangkan kerajinan tangan sebagai mata pencaharian tambahan. Kerajinan dari bahan-bahan alami seperti kerang, bambu, atau pandan dapat ditemukan di beberapa sudut kampung, mencerminkan kreativitas dan kekayaan sumber daya lokal.
Masyarakat Kampung Pasir dikenal memiliki ikatan sosial yang kuat. Tradisi gotong royong (tong-royong dalam bahasa Madura) masih sangat kental dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari membangun rumah, membantu saat panen garam hingga menggelar acara-acara keagamaan atau adat.
Meskipun memiliki potensi yang besar, Kampung Pasir juga menghadapi beberapa tantangan, seperti infrastruktur yang perlu ditingkatkan, pengelolaan sampah yang lebih baik dan pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata.