Dalam proses olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada dugaan peristiwa tidak wajar. Salah satunya botol yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM).
"Kami menemukan beberapa barang bukti di TKP, salah satunya botol yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM)," katanya.
Berdasarkan pemeriksaan awal secara visual, kedua korban mengalami luka bakar yang menyebabkan kulit mengelupas. Namun polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian karena kondisi jenazah sudah menunjukkan lebam mayat.
"Secara visual, ada bagian kulit yang terbakar dan mengelupas. Namun, untuk luka lainnya belum terlihat jelas karena sudah muncul lebam mayat. Kami menduga korban sudah meninggal lebih dari 24 jam," ucapnya.
Saat ini kedua jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik guna memastikan penyebab kematian dan mendalami kemungkinan adanya tindak pidana.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter forensik untuk menyimpulkan penyebab kematian korban dan memastikan apakah ini merupakan tindak pidana pembunuhan atau bukan," ujar AKP Dimas.