"Kami sudah menurunkan tim untuk identifikasi awal terkait penanganan kerusakan akibat longsor. Kami juga menginstruksikan PPK terkait untuk menangani sementara dengan mengutamakan keselamatan pengguna lalu lintas," katanya.
Senada disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.6 Jatim (Pansela 3) Leo Aditya Mahardhika yang menyebut keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam penanganan ini.
"Untuk penanganan darurat sedang kami lakukan. Untuk sementara waktu ruas jalan tersebut dilakukan ditutup demi keselamatan pengguna jalan," kata Leo Aditya Mahardhika.
Sejumlah penanganan darurat disebutnya, sudah dilakukan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait darı BPBD, kepolisian, perangkat kecamatan dan elemen lingkungan sekitar, meliputi pemasangan rambu-rambu pengamanan, penggunaan sandbag atau kantong pasir dan pemasangan terpal guna mencegah kerusakan lebih lanjut. Selain itu, arus lalu lintas di area terdampak juga ditutup sementara waktu demi keselamatan pengguna jalan.
"Tim BBPJN Jawa Timur Bali saat ini mengidentifikasi jenis longsoran di lokasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Kabupaten Malang dan Polsek Donomulyo," ucapnya.
BBPJN Jawa Timur - Bali bekerja sama dengan berbagai pihak terus berupaya mengatasi permasalahan ini dengan cepat. Langkah-langkah identifikasi dan koordinasi akan dilanjutkan untuk memastikan jalan dapat segera difungsionalkan kembali, sehingga akses masyarakat dapat kembali normal tanpa hambatan.