Ini Alasan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Dukung Prabowo-Sandi

Ihya Ulumuddin
Antara
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menghadiri pidato kebangsaan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto di Surabaya. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menghadiri pidato kebangsaan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dengan tema Indonesia Menang Bersama Tim Prabowo-Sandi di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur.

Kedatangan Gatot ke tempat dilaksanakannya pidato Prabowo membuat suasana ramai. Tepuk tangan dukungan dari para pendukung saat nama Gatot disebut oleh Prabowo. "Saya hadir ke sini demi merah putih, demi negara dan bangsa," kata Gatot dalam sambutan singkatnya, Jumat (12/4/2019).

Dia mengaku datang pada pidato kebangsaan atas undangan langsung dari Prabowo. Namun Gatot menegaskan kedatangannya di acara Prabowo bukan untuk jabatan. "Saya datang bukan untuk jabatan, saya datang hanya untuk berjuang," kata Gatot.

Dia mengakui bahwa pilihan politiknya ke pasangan Prabowo-Sandiaga bisa terlihat dengan kedatangannya ke pidato kebangsaan Prabowo ini.

Dia pun membeberkan alasannya secara blak-blakan. “Alhamdulillah, kata itu yang pantas karena saya berdiri di depan ksatria dan patriot, Prabowo Subianto. Saya datang ke sini tidak lain karena Merah Putih bangsa dan negara memanggil,” kata Gatot yang kedatangannya juga diiringi sambutan dan sorakan meriah.

Prabowo saat pidato menyebutkan sekitar 60 nama para pakar dan akademisi di bidangnya masing-masing akan membantunya di pemerintahan jika terpilih pada Pemilu Presiden 17 April 2019.

Prabowo menyebutkan sejumlah nama, antara lain, Gatot Nurmantyo, Sudirman Said, Bambang Widjojanto dan Dahlan Iskan. Mereka akan membantu di dalam pemerintahannya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal