“Pemberian hadiah dan doorpize ini berdasarkan kesepakan bersama kawan-kawan PPK, PPS, dan KPPS, untuk menarik minat pemilih hadir di TPS ini,” katanya.
Berdasarkan data dari petugas di TPS, cara ini berhasil menarik minat pemilih ikut PSU. Sampai pukul 09.15 WIB, sudah ada 145 pemilih yang hadir dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 267 orang. Jumlah ini terus bertambah hingga pukul 11.00 WIB, mencapai 170 orang. Sementara pemilih yang mencoblos pada Pemilu 17 April 2019 lalu berjumlah 232 orang.
“Kalau dilihat dari jumlah pemilih yang hadir pada tanggal 17 April lalu sebanyak 232 orang, kami optimistis pada PSU ini paling tidak mendekati 232 itu. Ini mengingat jam 12 nanti kan jam istirahat yang memungkinkan pemilih menggunakan hak pilihnya,” kata Achmad Roni.
PSU satu-satunya di Gresik ini untuk menindaklanjuti rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal ini dilakukan menyusul temuan tujuh orang pemilih yang tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPtb), maupun Daftar Pemilih Khusus (DPK). PSU mendapatkan pengamanan ketat dari aparat Polres Gresik.