Setelah kabar tenggelamnya korban menyebar, pembina dan warga sekitar segera melakukan pencarian. Sekitar 2 jam kemudian, jasad korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Hasil visum awal menunjukkan adanya luka lecet sepanjang 2 sentimeter di pelipis korban serta ditemukan darah keluar dari mata dan telinga.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban langsung dipulangkan ke rumah duka di Giligenting dengan didampingi pembina pondok. Sementara itu, pihak keluarga korban masih dalam perjalanan dari Jakarta ketika tragedi ini terjadi.