Menurut Didik, yang datang ke kantor polisi anak korban. "Yang bersangkutan menyampaikan ciri-ciri yang mengarah pada mayat yang ditemukan," kata Didik.
Anak korban juga menyampaikan, ayahnya sudah beberapa bulan korban pergi dari rumah tanpa pamit. Yang bersangkutan meninggalkan rumah karena alasan perselisihan di keluarga. Keluarga sudah berusaha mencari selama ini, tapi tidak berhasil menemukan.
"Setelah dilakukan visum, ternyata hasilnya cocok," ujar Didik.
Untuk memastikan kebenaran informasi dari anak korban, petugas sempat melakukan pembongkaran makam. Sebab, kerangka jenazah tersebut telah dimakamkan petugas Rumah Sakit Wlingi karena sebelumnya tidak ada keluarga yang mencari mayat tersebut setelah tiga hari ditemukan.