Heboh Praktik Dukun Samsudin di Blitar, Ansor: Ngaku Gus Harus Jelas Nasabnya

Ihya Ulumuddin
Bendahara Ansor Jatim M Fawait. (istimewa).

"Demikian juga dengan istilah gus. Itu adalah sebutan untuk anak kiai di Pulau Jawa. Untuk menghormati bapaknya yang seorang kiai. Jadi tidak boleh sembarangan menyebut seseorang sebagai gus. Cari tahu dulu dia anak kiai siapa, di mana pondok pesantrennya," ujar Fawait.

Presiden Laskar Sholawat Nusantara ini mengungkapkan, segala hal itu harus diposisikan sesuai pada tempatnya, termasuk istilah atau penyebutan kiai atau gus dalam kehidupan bermasyarakat. Dia mengingatkan, sebutan kiai, gus, lora atau yek merupakan sebuah penghormatan dan sarat maknanya. Karena itu harus disematkan kepada orang yang tepat dan memang berhak.

"Banyak kasus terjadi, orang yang melakukan praktik perdukunan menyebut dirinya kiai atau gus. Hal itu untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Tapi ujung-ujungnya mencari keuntungan pribadi. Ini tentu merugikan kiai dan gus yang benar-benar asli," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim tersebut.

Diketahui pemilik Padepan Nur Zat Sejati menyebut dirinya Gus Samsudin. Belakangan namanya ramai dibicarakan setelah praktik perdukunannya dibongkar pesulap merah yang ditengarai hanya trik dan bukan asli. 

Tak hanya itu, warga sekitar padepokan juga geram dan meminta padepokan tersebut ditutup. Pasalnya, praktik yang dilakukan laki-laki yang menyebut dirinya Gus Samsudin Jadab merupakan penipuan.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Polda Riau Bongkar Jual Beli Situs Bank Palsu, Korban Rugi hingga Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta

57 tahun lalu

Viral Pria Mengaku Sultan Tipu Warga Banyumas Rp50 Juta, Janjikan Berangkat Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal