Hari Pers Nasional 2023, Khofifah: Kebebasan Pers Harus Dilandasi Etika Jurnalistik

Lukman Hakim
Gubernur Khofifah saat Rapat Mitigasi Kepulangan Jamaah Haji Asal Jawa Timur Tahun 2022 di Gedung Negara Grahadi, Jumat (15/7/2022). (istimewa).

Disisi lain, Khofifah melihat, adanya media sosial (medsos) setiap orang bisa menjadi pewarta. Setiap orang bisa memproduksi, menyunting, mereproduksi, dan menyebarkan informasi. Namun sayangnya tidak semua orang memahami betul KEJ. 

Kondisi ini, lanjut Khofifah, diperparah dengan tingkat literasi digital masyarakat kita yang kurang.Sehingga dengan mudahnya percaya dengan kabar yang tidak tahu asal usulnya tanpa melakukan cek dan ricek. Alhasil, di media sosial banyak sekali bertebaran kabar hoax dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah bangsa.

Maka dari itu, kata dia, selain terus berevolusi seiring perkembangan teknologi, media juga harus bekerja kerja "membanjiri" kanal dan platform dengan berita-berita baik, mencerdaskan, dan mempererat persatuan dan kesatuan sebagai bangsa.  

"Jangan sampai media justru mengikuti arus dengan menghadirkan konten-konten yang sekedar mengejar viral, membangun ketakutan dan pesimisme," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPP Partai Gerindra Rekom Khofifah di Pilgub 2024, Siapa Wakilnya? 

57 tahun lalu

Emil Dardak Gugat Masa Jabatan yang Terpotong ke MK, Ini Respons Gubernur Khofifah 

57 tahun lalu

Gubernur Khofifah Sampaikan Duka Mendalam atas Jatuhnya 2 Pesawat TNI AU Super Tucano

57 tahun lalu

Pemprov Jatim Siagakan 368 Tim Nakes dan 8 RS Rujukan selama Piala Dunia U-17

57 tahun lalu

Puluhan Ribu Peserta Jalan Sehat Hari Santri Padati Grahadi, Khofifah: Jihad Jaga NKRI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal