Hari-hari Terakhir Sebelum Wafat, Bung Karno: Aku Ingin Ditembak Saja

Solichan Arif
Fatmawati bersama Guntur dan istrinya saat berada di Makam Bung Karno. (Foto: Repro)

Bung Karno tetap berada di Wisma Yaso menjalani hari-harinya dengan menahan rasa sakit dan sepi. Kepada dokter Soeharto, Bung Karno sempat mengeluh dirinya merasa kesepian. 

Kepada Hartini, istrinya yang keempat, Bung Karno menyatakan kesedihannya yang mendalam sembari meneteskan air mata. "Ik wou maar dat ik de schot krijgt. Aku ingin agar aku ditembak saja," kata Bung Karno kepada Hartini seperti dikutip dari "Kesaksian Wakil Komandan Tjakrabirawa, Dari Revolusi 45 Sampai Kudeta 66".  

Pada 16 Juni 1970, Bung Karno akhirnya dilarikan ke rumah sakit pusat angkatan darat karena kondisi kesehatannya semakin parah. Peter Kasenda dalam buku Hari-hari Terakhir Soekarno (2012) menyebut, Bung Karno ditempatkan dalam sepetak kamar dengan penjagaan berlapis di lorong rumah sakit. Kondisi kesehatan Bung Karno semakin memburuk.

Pada Sabtu, 20 Juni 1970 pukul 20.30 Wib, kesadaran Bung Karno menurun dan Minggu dini hari, sang Proklamator RI itu mengalami koma. Dokter Mahar Mardjono langsung menghubungi putra-putra Bung Karno, sekaligus meminta untuk segera datang. Pada Minggu 21 Juni 1970, pukul 06.30 Wib terlihat Guntur Soekarno Putra, Megawati Soekarno Putri, Rachmawati Soekarno Putri, Sukmawati Soekarno Putri dan Guruh Soekarno Putra.

Mereka menunggu perkembangan kabar ayah mereka dengan wajah tegang. Tepat pukul 07.00 Wib, dokter Mahar Mardjono membuka pintu ruang perawatan dan anak-anak Bung Karno langsung menyerbu masuk. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi akan Dimakamkan di Pemakaman Keluarga Pondok Gontor

57 tahun lalu

Mengenal Keroncong, Musik Kesukaan Bung Karno yang Dipromosikan hingga ke Mancanegara

57 tahun lalu

Kabar Duka, Jemaah Haji asal Jombang Wafat di Pesawat sebelum Mendarat

57 tahun lalu

Identitas Anggota Polres Tanggamus Wafat saat Ibadah Haji di Tanah Suci

57 tahun lalu

KH Zubair Muntashar Cicit Mbah Kholil Bangkalan Wafat, Ribuan Orang Antar ke Pemakaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal