Lebih lanjut, Khofifah juga mengapresiasi peran TNI Polri yang dengan gerak cepat membantu berbagai permasalahan di daerah, salah satunya saat terjadinya bencana Awan Panas Guguran Gunung Semeru.
Menurutnya, berbagai permasalahan dan tantangan di lapangan ini menjadi salah satu pintu masuk memperkuat strong collaboration dan strong partnership melalui kemitraan yang lebih intensif dan produktif.
"Saat ini kita menghadapi ancaman perang non militer. Ada ancaman perang ideologi, perang budaya, perang ekonomi dan masih harus diseleseikan pandemi covid-19. Dalam ancaman Ideologi ini kita tetap membangun kewaspadaan secara kolektif terhadap ideologi transnasional yang tidak berseiring dengan ideologi Pancasila. Langkah mitigatif, antisiptif dan solutif harus terus dilakukan," katanya.
Di akhir, Khofifah juga menyampaikan pentingnya sinergitas TNI Polri dalam upaya pemulihan ekonomi nasional dan investasi. Apalagi Motor penggerak dari pertumbuhan ekonomi adalah investasi.
"Bahwa sekali lagi sesuai arahan Bapak Presiden RI bahwa jajaran TNI Polri termasuk Gubernur sampai Bupati untuk mengawal proses investasi di daerah dan percepatan pembangunan di daerah," katanya.