GM FKPPI: Waspada, Insiden Pembakaran Bendera Sengaja Dimainkan

Ihya Ulumuddin
Ketua GM FKPPI Jawa Timur, R Agoes Soerjanto.(Foto: dok iNews.id)

SURABAYA, iNews.id – Kegaduhan insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid memantik reaksi sejumlah elemen masyarakat. Mereka berharap, kasus pembakaran ditanggapi secara bijak dan proporsinal sehingga tidak memunculkan persoalan baru.

Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur (Jatim) menilai, ada kelompok yang sengaja memanfaatkan situasi atas kasus insiden pembakaran bendera tersebut. Tujuannya tak lain untuk memecah belah persatuan.

"Kami melihat memang ada kelompok yang menikmati dan senang terhadap kondisi politik yang tidak stabil di Indonesia. Kelompok ini mendapat keuntungan atau rente ekonomi-politik dari situasi tersebut," kata Ketua GM FKPPI Jawa Timur, R Agoes Soerjanto, Rabu (24/10/2018).


Agoes lantas membeberkan sejumlah fenomena keributan politik dalam beberapa bulan terakhir. Mulai hoaks pemukulan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet, dan yang terakhir adalah pembakaran bendera HTI.

"Begini yang saya maksudkan, apa semua pihak tidak merasa bahwa kita ini sedang diadu domba?. Apa semua pihak tidak sadar bahwa kita ribut dengan saudara kita sendiri?. Luntur sudah karakter masyarakat yang santun. Lihat saja itu talkshow di televisi, kata-kata saling mengumpat selalu terlontar. Bullying terjadi hampir setiap saat di media sosial," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal