PASURUAN, iNews.id – Virus korona yang kian tak terkendali dan menghebohkan dunia membuat sekelompok peneliti dipimpin profesor asal Pasuruan melakukan eksperimen pembuatan antivirus. Dalam penelitian tersebut, tim memanfaatkan empon-empon yang terbukti ampuh menangkal virus korona.
Empon-empon atau rempah-rempah yang digunakan dalam penelitian itu biasanya digunakan sebagai bumbu dapur untuk memasak oleh masyarakat Indonesia dan bahan jamu tradisional. Rempah-rempah itu di antaranya jahe, kunyit, daun sereh, dan temulawak. Bahan-bahan ini juga banyak ditemukan di pasar.
Eksperimen mengenai manfaat empon-empon untuk menangkal virus korona ini dilakukan di Laboratorium Professor Nidom Foundation atau PNF yang terletak di Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gading Rejo, Kota Pasuruan, Minggu petang (1/3/2020).
Penelitian manfaat empon-empon dipimpin Ketua Tim Riset Corona Virus dan Formulasi Vaksin PNF sekaligus Guru Besar Biomolekuler Universitas Airlangga Surabaya, Profesor Chairul Anwar atau CA Nidom.
Sebagai media penelitian, di laboratorium yang dibangun tiga tahun lalu ini telah tersedia 30 ekor ferret, hewan mamalia. Ada tiga formulasi yang dilakukan peneliti untuk mengetahui infeksi virus korona. Pertama dengan menginjeksikan ramuan empon-empon ke ferret secara terus-menerus. Kedua, menginjeksi virus ganas selevel korona, lalu beberapa saat setelahnya ferret disuntik virus.