Dugaan Pelecehan Seksual Santriwati oleh Anak Kiai, Massa Demo Kemenag Bangkalan

iNews TV
Puluhan warga menggelar aksi menuntut penutupan pondok pesantren di Bangkalan imbas dugaan pelecehan seksual terhadap santri. (Foto: iNews TV)

BANGKALAN, iNews.id – Warga Bangkalan mendesak penutupan pondok pesantren menyusul mencuatnya dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan dua orang anak kiai terhadap sejumlah santriwati. Puluhan warga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Massa datang menggunakan truk dan kendaraan pribadi. Aksi sempat berlangsung tegang akibat perdebatan panas antara perwakilan Kemenag dan peserta aksi.

Dalam orasinya, massa mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang terjadi di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Galis, Bangkalan. Mereka menilai kasus tersebut mencederai nilai moral dan kepercayaan masyarakat.

Meski satu orang anak kiai telah ditetapkan sebagai tersangka, massa mendesak aparat penegak hukum segera menangkap satu terduga pelaku lainnya. Massa menilai penanganan kasus harus dilakukan secara menyeluruh dan transparan.

Tak hanya menuntut penindakan hukum terhadap para pelaku, massa juga mendesak pencabutan izin dan penutupan Pondok Pesantren Nurul Karomah Galis. Pondok tersebut disebut sebagai lokasi terjadinya dugaan pelecehan seksual.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Bangkalan, Polda Jatim Tetapkan 1 Orang Tersangka

57 tahun lalu

DPR Soroti Kematian Mahasiswi Unima Diduga Korban Pelecehan Dosen, Desak Usut Tuntas

57 tahun lalu

Sempat Buron, Dosen UNM Tersangka Pelecehan Seksual Sesama Jenis Ditangkap

57 tahun lalu

5 Bocah SD Jadi Korban Pelecehan Seksual ASN di Kantin, Pelaku Sasar Siswa Piket Pagi

57 tahun lalu

ASN di Lombok Tengah Jadi Tersangka Pelecehan Seksual 5 Bocah SD 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal