"Siapa pun tadi ada beberapa teman dari latarbelakang berbeda, tapi tujuannya sama untuk kebaikan dan untuk persatuan. Dimana persatuan Indonesia ini harus terjalin, tidak hanya di Malang, mungkin bisa di manapun," ucapnya.
Perempuan yang biasa disapa Nelly ini mengungkapkan, Malang menjadi bagian dari miniatur Indonesia dengan segala macam perbedaan ras, etnis, agama, dan keyakinannya, maka mereka disatukan atas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ideologi Pancasila.
"Jangan sampai Pancasila itu dijadikan alat untuk memukul orang lain karena perbedaan satu dengan lainnya. Jadi untuk kebaikan Indonesia terutama di Malang, cangkrukan budaya harapan saya bisa tertular di mana-mana," katanya.
Secara khusus dia mewakili DPD Partai Perindo Kota Malang juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tokoh budaya, agama dan aktivis ke kantornya.
Menurutnya, meski jalannya cangkrukan diskusi cukup sederhana dan dengan lesehan, tapi tidak menghilangkan esensi diskusi untuk kebaikan masyarakat serta memanusiakan manusia sebagaimana tema yang selalu diusung komunitas Cangkrukan Ngaji Budaya.