Ika menambahkan, sebenarnya, dr H akan bertugas ke luar daerah sehingga harus menyertakan Surat Keterangan Bebas Covid-19. Namun setelah dia melakukan tes, justru diketahui dia positif.
Dr H menjalani tes swab mandiri pada 8 April 2020. Hasilnya keluar pada tanggal 29 April 2020.
Data Covid-19 di Mojokerto mencatat jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) berjumlah 1.217 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) ada empat orang. Sementara jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) berjumlah 284 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah delapan orang.
Dengan adanya satu pasien positif corona, kini Kota Mojokerto sudah masuk zona merah di Jatim.