Dinkes Tetapkan Gresik KLB Wabah Difteri

Koran SINDO
Ashadi Iksan
Sejumlah anak menahan rasa sakit saat divaksin difteri di Surabaya. (Foto: Dok. iNews.id)

"Difteri ini penyakit yang cukup berbahaya. Dan juga sangat menular, termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa. Karena itu, masyarakat harus waspada,” kata dia.

Lebih penting lagi bagi masyarakat, lanjut Dholam, penyakit ini bisa mengakibatkan kematian lantaran sumbatan saluran napas. Sehingga menimbulkan komplikasi pada lapisan dinding jantung bagian tengah, gagal ginjal, gagal napas dan gagal sirkulasi.

Dholam menambahkan, bila gejala difteri bisa dilihat dari panas batuk, batuk pilek dan pembengkakan pada leher. Gejala itu bisa juga dilihat saat sakit waktu menelan. "Kadang-kadang disertai pembesaran kelenjar getah bening leher dan pembengakan jaringan lunak leher yang disebut bullneck," ungkapnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Gresik Mukhibatul Khusnah menambahkan, rata-rata yang terjangkit penyakit tersebut anak-anak. Karena itu, pihaknya akan melakukan kewaspadaan dini, agar penderita difteri terus berkurang.

Meski sangat menular dan dapat menyebabkan kematian, namun Mukhibatul Husnah menyatakan, penyakit itu bisa diatasi dengan pola pencegahan dan cara penanganan yang cepat. Lainya, dapat dicegah dengan imunisasi rutin yang lengkap. "Khususnya dengan melakukan imunisasi dasar pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 18-24 bulan, dan usia sekolah dasar,” tandasnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Anak asal Subang Idap Difteri, 1 Orang Koma di RSHS Bandung

57 tahun lalu

Pasien Suspek Difteri di RSUD dr Slamet Garut Tinggal 2, Wabah Mereda

57 tahun lalu

Belasan Ribu Anak di Pangatikan Garut Jadi Target Vaksinasi Difteri

57 tahun lalu

3 Anak asal Pangatikan Idap Difteri Dilarikan ke RSUD Garut, Begini Kondisinya saat Ini

57 tahun lalu

1 Anak di Jember Keracunan Chiki Ngebul, Keluhan Mual hingga Diare

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal