Dinkes Jatim Catat Kasus Campak Tertinggi Terjadi di Madura

Antara
Ilustrasi imunisasi campak. (Foto: Antara/Ilustrasi)

"Penyakit ini sangat mudah menular, jika ditemukan satu kasus, bisa menularkan ke 12-18 orang di sekitarnya. Namun, campak sangat mudah dicegah dengan imunisasi. Mohon dipastikan semua anak mendapatkan tiga kali imunisasi campak, yaitu pada saat umur 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD," kata Erwin.

Dia juga melakukan sejumlah upaya untuk mengendalikan kasus campak di Jatim. Misalnya, melakukan pendampingan kepada kabupaten/kota terdampak, mulai dari melakukan penyelidikan epidemiologi hingga memberikan rekomendasi pelaksanaan Outbreak Respons Immunization (ORI) atau pemberian tambahan imunisasi MR untuk melindungi kelompok masyarakat yang berisiko.

"Kami juga menyediakan logistik berupa vaksin MR untuk pelaksanaan ORI di kabupaten/kota yang membutuhkan. Pencegahan meluasnya PD3I (Penyakit yang dapat Dicegah dengan Imunisasi), Gubernur Jatim juga telah mengeluarkan surat kewaspadaan KLB PD3I pada Juli 2022," ujar Erwin.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Campak di Sampang Melonjak, 653 Suspek 190 Anak Positif

57 tahun lalu

12 Daerah di Sumut Berstatus KLB Campak, Kasus Terbanyak di Medan

57 tahun lalu

Perjuangan Partai Perindo Bantu Pengobatan Warga Dogiyai, Jalan Kaki hingga Naik Gunung

57 tahun lalu

Waspada, Kasus Campak di Papua Tengah Meningkat, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Puluhan Balita di Bangkalan Diduga Terjangkit Campak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal