Dinilai Ikut Politik Praktis, Ketua PCNU Sidoarjo dan Banyuwangi Minta Maaf

Ihya Ulumuddin
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf pose bersama Ketua PCNU Sidoarjo dan Banyuwangi terkait kasus dugaan politik praktis di Gedung PBNU Jakarta, Rabu (26/1/2022). (Foto: Humas PBNU)

JAKARTA, iNews.id - Ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo Zainal Abidin, dan Ketua PCNU Kabupaten Banyuwangi Mohammad Ali Makki meminta maaf kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) atas sikapnya yang dinilai melakukan politik praktis.

Permintaan maaf itu disampaikan kedua ketua PCNU di Jatim itu saat memenuhi panggilan tabayun di Kantor PBNU, Rabu (26/1/2022).

“Hari ini, Ketua PCNU Sidoarjo dan Banyuwangi sudah datang dan sudah tabayun langsung,” kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Ketua PCNU Banyuwangi dipanggil setelah PBNU menerima laporan adanya agenda politik Pemilihan Presiden 2024 yang melibatkan PCNU Banyuwangi. Bahkan kegiatan itu juga digelar di kantor PCNU Banyuwangi pada Rabu (19/1) dengan mendatangkan salah satu bakal calon presiden.

Sementara pemanggilan PCNU Sidoarjo dilandasi adanya laporan kegiatan yang diinisiasi DPC PKB Sidoarjo dan melibatkan seluruh MWCNU se Kabupaten Sidoarjo.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Napak Tilas Restu Pendirian NU, Gus Yahya Lepas Longmars dari Bangkalan ke Jombang

57 tahun lalu

Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Islah di Lirboyo, Sepakat Gelar Muktamar Bersama

57 tahun lalu

Hadiri Silaturahim Kiai Sepuh di Lirboyo, Gus Yahya Tegaskan Komitmen Islah PBNU

57 tahun lalu

Siap Jalankan Islah, Gus Yahya Tegaskan Taslim pada Keputusan Mustasyar PBNU

57 tahun lalu

Ketum PBNU Apresiasi Strategi Pemerintah Tangani Dampak Bencana di Sumatera

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal