"Kalau hariannya sih sekitar 10-12 (derajat celsius), 10-14 (derajat celsius). Dari informasi temen-teman di Ranupani, frost ini (suhu udaranya) bisa capai 0, bisa sampai 4 (derajat celsius). Mungkin di bawah nol, bisa minus," katanya.
Sarif menambahkan, biasanya fenomena es atau frost ini muncul di kawasan padang rumput di kawasan Ranupani, Lumajang. Selain di padang rumput, terlihat fenomena ini tampak di lautan pasir kawasan Bromo Tengger Semeru.
"Saya kemarin konfirmasi teman-teman di lapangan itu di Ranupani, cuma bulan kemarin, atau awal bulan, di laut pasir juga ada, informasinya," ujarnya.
Sarif mengatakan, kemunculan embun upas pada fenomena frost ini tidak terjadi setiap hari. Hanya hari-hari tertentu dan waktu tertentu saja munculnya. Apalagi, saat matahari mulai meninggi sekitar pukul 09.00-10.00 WIB, es akan mencair.
"Kemarin sih disampaikan kan dari Minggu ini dan Minggu kemarin sudah ada. Cuma hari-hari ini tidak tentu. Cuma minggu kemarin dan Minggu hari ini itu ada, karena nggak tentu," ujarnya.