Digeledah KPK 9 Jam, Ini Penjelasan Bupati Mojokerto

Sholahudin
Petugas KPK membawa koper berisi berkas-berkas dugaan kasus gratifikasi pendirian tower seluler di Pemkab Mojokerto. (Foto: iNews.id/Sholahudin)

Mustofa juga mengaku tidak tahu berapa nilai gratifikasi tersebut. Dia pun kembali menegaskan, penggeledahan yang dilakukan KPK itu terkait masalah gratifikasi. “Saya gak tahu nilainya berapa, Jadi, tidak ada kerugian negara dalam kasus ini,” ucapnya.


Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa saat jumpa pers dengan sejumlah awak media di rumah dinas Bupati. (Foto: iNews.id)


Mustofa menambahkan, dirinya siap dipanggil dan diperiksa untuk dimintai keterangan terkait kasus gratifikasi perizinan pendirian tower.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP), Selasa (24/4/2018). Sedikitnya 15 orang penyidik mengobok-obok ruang kerja orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto tersebut. Saat penggeledahan terjadi, bupati dan wakil bupati Mojokerto tidak ada di tempat.

Belum diketahui penggeledahan penyidik lembaga antikorupsi itu mendatangi kantor bupati. Namun, informasi beredar, penggeladahan berkaitan dengan sejumlah kasus pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kabupaten setempat.

Sebab, tak hanya ruang kerja bupati saja, penyidik juga menggeladah Kantor Dinas PUPR Mojokerto. Tak hanya itu, mereka juga menggeledah ruang kerja Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto Herry Suwito.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mantan Gubernur Bengkulu Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Gratifikasi dan Pemerasan

57 tahun lalu

Kasus Gratifikasi Rp3,6 Miliar, Begini Modus Mantan Pejabat Pemkot Surabaya Alihkan Dana

57 tahun lalu

Tak Hanya Kantor, KPK Juga Geledah Rumah Wali Kota Semarang

57 tahun lalu

Massa FPI Demo di Polda Jabar Tuntut Pengusutan Kasus Dugaan Suap di Indramayu

57 tahun lalu

Pilkada 2024, Petahana Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati Daftar ke Perindo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal