Diduga Meninggal Tak Wajar, Makam Taruna Politeknik Pelayaran Surabaya Dibongkar

Sholahudin
Polisi membongkar makam taruna Politeknik Pelayaran Surabaya, Muhammad Rio Ferdinan Anwar, karena diduga meninggal tak wajar. (Foto: Sholahudin)

Namun saat dilihat, kondisi mayat tidak wajar. Diduga ada tanda-tanda penganiayaan karena ditemukan sejumlah luka pada tubuh dan wajah korban.

"Melihat kondisi tidak wajar saya laporan ke polisi," ujar Yani.

Dalam rekaman CCTV, terlihat korban masuk ke dalam kamar mandi. Sesaat kemudian sejumlah taruna senior keluar dari kamar mandi dengan tergesa-gesa dan kembali sambil membawa kaus hitam. 

Selanjutnya dengan dibawa beberapa taruna senior, korban diangkat keluar dengan kondisi tak berdaya.

Sebelum masuk pendidikan Politeknik Pelayaran Surabaya, Rio adalah pelajar lulusan SMA Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Selanjutnya korban mendaftar sebagai taruna Polikteknik Pelayaran Surabaya pada 2022 dan baru lima bulan menempuh pendidikan hingga akhirnya meninggal dunia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

57 tahun lalu

Misteri Kematian Warga Boyolali usai Makan Sate Kiriman, Makam Dibongkar Polisi

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal