Mereka meminta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk menghentikan penyekatan warga Madura yang mau masuk ke Surabaya. Upaya penyekatan membuat masyarakat Madura susah untuk mencari nafkah.
"Kami terhalang, nggak bisa kerja tepat waktu. Mau berangkat sudah macet, pulang juga macet," kata pendemo.
Ratusan warga Madura ini meminta tes swab di perbatasan Madura Surabaya maupun sebaliknya dihentikan. "Kami capek tiap hari harus tes antigen. Ini membuat kami tak bisa bekerja," kata salah satu pendemo, Ikhwan.
Sebelum Wali Kota Eri menemui massa, sempat terjadi tarik ulur. Satgas Covid-19 Surabaya meminta perwakilan 20 warga Madura masuk ke Balai Kota Surabaya, sementara pendemo menolak permintaan itu.
Massa mendesak Wali Kota Eri Cahyadi keluar dari ruang kerjanya untuk menemui mereka secara langsung di depan halaman Balai Kota Surabaya.