Curiga Ada SK Palsu, Gus Ipul Minta Registrasi Peserta Muktamar NU Terbuka dan Jujur

Lukman Hakim
Ketua PBNU Saifullah Yusuf saat menjawab pertanyaan awak media soal Muktamar NU. (Foto: SINDOnews)

SURABAYA, iNews.id - Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menduga ada Surat Keputusan (SK) kepengurusan palsu jelang muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Karena itu dia meminta registrasi peserta dilaksanakan secara terbuka dan jujur oleh panitia. 

Gus Ipul mengatakan, registrasi menjadi poin penting dalam Muktamar karena menentukan siapa peserta yang berhak mengikuti Muktamar. Karenanya dia juga meminta panitia Muktamar tidak mempersulit proses registrasi peserta. 

Wali Kota Pasuruan ini menambahkan, untuk mempermudah proses verifikasi SK Cabang asli atau palsu, panitia diminta melibatkan PWNU, tentunya PWNU yang ber SK masih hidup dan asli. Verifikasi melibatkan PWNU harus dilakukan karena diduga ada beberapa SK bertanda tangan Palsu khususnya tandatangan Rais Aam dan Katib Aam yang dipalsukan.

"Registrasi dibuat sederhana tapi memastikan peserta yang berhak mendapatkan tanda peserta. Jadikan wilayah (PWNU) jadi verifikator. Jangan ada yang asli tapi palsu. Libatkan wilayah karena wilayah yang paling tahu," katanya. 

Prinsipnya, selama peserta memiliki SK kepengurusan yang sah yakni terdapat tandatangan Rais Aam, Katib Aam, Ketua Umum dan Sekjen, maka Cabang atau Wilayah dinyatakan sah menjadi peserta. "Sedangkan peserta yang tidak dilengkapi tandatangan empat orang pengurus PBNU, atau ada tandatangan tapi palsu, maka panitia harus tegas menolak kepesertaanya," ujarnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gus Ipul Kecam Pengusiran Paksa Nenek Elina di Surabaya: Negara Harus Hadir!

57 tahun lalu

Teror Pengurus NU Meluas hingga Daerah, Gus Yahya: Semuanya Dapat Ancaman!

57 tahun lalu

Kemensos Salurkan Bantuan Rp9,6 Miliar untuk Korban Bencana di Sumut, Aceh, dan Sumbar

57 tahun lalu

Jaga Marwah, PWNU DIY dan Jateng Desak Islah Atasi Konflik Internal PBNU

57 tahun lalu

Erupsi Gunung Semeru, 1.350 Porsi Makanan Dibagikan untuk Pengungsi Setiap Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal