Cerita Relawan Padamkan Kebakaran Gunung Bromo: Hanya Pakai Sandal, Nyaris Terjebak Api Berkobar

Avirista Midaada
Kebakaran di Bromo Belum Padam, (Foto: Istimewa)

"Ada yang pakai sandal jepit. Ini celana pendek. Tidak semuanya safety," kata Wildan Hangga, ditemui di Pos Jemplang, Desa Ngadas, Poncokusumo, Malang, Rabu pagi (13/9/2023).

Menurut Wildan, para relawan ini biasanya berangkat dari rumah masing-masing pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Setibanya di kawasan Jemplang, ia dan rekan-rekan relawan lain langsung bergabung dengan petugas. 

Mereka yakni dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS), kepolisian, dan unsur lain. Para relawan memadamkan api dengan menggunakan gebyok berupa jaring modifikasi, ranting pohon besar, hingga parang untuk memotong dan mereduksi nyala api.

"Sebenarnya kami ini senang tok, enggak ada dukanya. Cuma nggak ada alat support. Meskipun semangatnya sudah padam, (api) berusaha kami matikan, kami gebyok. Tapi kan kalau nggak dukungan air disemprotkan sampai basah itu percuma," tuturnya.

Keterlibatan relawan dari masyarakat sekitar disebut Wildan, juga merata di tiga titik lain di kawasan Gunung Bromo mulai dari sisi Wonokitri, Pasuruan, Sukapura, Probolinggo, dan di Senduro, Lumajang. 

Wildan pun menceritakan bagaimana susahnya mengakses medan di ketinggian hampir 2.000 Mdpl lebih. Perjalanan dari bawah savana padang rumput hingga ke titik api di Gunung Watangan memerlukan waktu dua jam lebih.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Tragis di Ngawi, Kakek 86 Tahun Tewas Terjebak

57 tahun lalu

Ruko Penjual BBM Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar, 2 Penghuni Sempat Terjebak

57 tahun lalu

Kebakaran Ruko Tempat Gym di Indramayu, 6 Motor Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat Pasar Kedundung Bangkalan, 2 Toko Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Kebakaran 2 Rumah Kontrakan di Malang, Akses Gang Sempit Hambat Pemadaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal