Kedua pelaku, kata dia, mengaku telah membunuh korban dan membuang jenazahnya di kolong jembatan rel kereta Desa Mojoranu. Hingga saat ini, kata dia, pihaknya masih mendalami motif pelaku tega menghabisi nyawa korban.
"Kami masih mendalami motif dan cara pelaku melakukan pembunuhan, sekaligus pelaku-pelaku lain yang terlibat di kasus tersebut," kata Bambang.
Adapun laporan kehilangan korban diterima Polsek Kemlagi pada 17 Mei 2023 lalu. Polisi saat itu berupaya mencari keberadaan korban hingga mengeluarkan daftar orang hilang yang disebar via media sosial.
Namun hampir sebulan berselang, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam karung.