Cerita Emak-Emak Tukang Asap Ikan di Pasuruan, Omzetnya Bikin Kaget

Jaka Samudra
Aktivitas emak-emak tukang asap ikan di Kampung Asap Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (28/9/2021). (Foto: iNews/Jaka Samudra)

“Setiap hari itu omzet bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Satu bulan bisa Rp30 juta lebih,” katanya. 

Jenis ikan yang diasapi bermacam-macam, mulai dari ikan patin, ikan balong, hingga pari. Sementara bahan yang digunakan mengasapi pun tak sulit untuk didapatkan, yakni batok kelapa dan jagung kering. 

Cara pengolahan ikan asap cukup mudah. Ikan-ikan itu dicuci bersih dan dipotong-potong sebelum dipanggang dan diasapi di tungku. Ikan pun siap dijual. Biasanya ikan asap itu dijual ke pasar-pasar tradisional di wilayah kota dan Kabupaten Pasuruan.

”Dibersihkan dulu, dibuang kotorannya, dipotong-potong, ditusuk, dipanggang,” kata Zanati, Selasa (28/9/2021).

Emak-emak tukang asap ikan lainnya, Usawatun Khasanah, juga mengaku bisa mendapatkan Rp1 juta per hari dari pekerjaannya. Perempuan yang mulai merintis usahanya beberapa tahun lalu itu sempat mengalami kesulitan di awal masa pandemi Covid-19 karena omzetnya menurun.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Emak-Emak Turun ke Jalan Ikut Demo di Cirebon, Lantang Berorasi Sampaikan Aspirasi

57 tahun lalu

Protes Sistem PPDB, Emak-Emak Demo Sambil Masak di Depan DPRD Jabar

57 tahun lalu

Tragis! Terjerat Kabel Menjuntai, Emak-Emak di Jember Jatuh dari Motor

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Jaringan Surabaya-Pasuruan, 5 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Jember, Emak-Emak Tewas Tertabrak Truk Saat Menyalip

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal