JEMBER, iNews.id – Usai berjuang lebih dari empat kali kemoterapi hingga harus menjalani pengangkatan bola mata, Hani, balita penderita kanker mata itu, akhirnya memiliki bola mata palsu. Rasa bahagia pun terpancar dari raut wajah Magfirah, ibunda Hani.
Sembari menggendong buah hatinya, Magfirah tak henti menyampaikan terima kasih kepada dr Faida, MMR, pemilik RS Bina Sehat Jember, sekaligus penggagas Yayasan Cinta Duafa.
“Matur nuwun sekali Bu Faida, karena sudah banyak dibantu oleh Bina Sehat. Mulai dari Hani sebelum operasi sampai selesai kemoterapi, Bina Sehat selalu mengantar dan mendampingi,” ujarnya, penuh rasa haru.
Magfirah yang bekerja sebagai guru TK dan suaminya yang bekerja sebagai buruh tani, tak menghambat langkahnya dalam mencari jalan demi kesembuhan putrinya tersebut. Meski sebagian besar perabotan rumah harus dijual, Magfirah tak pantang menyerah. Sampai akhirnya, ia pun mengharapkan bantuan dari dokter Faida.
“Alhamdulillah Dokter Faida orang yang sangat baik. Dulu saya dibantu beasiswa sampai saya selesai lulus kuliah, sekarang anak saya pun juga dibantu. Senang sekali Hani bisa mendapatkan bantuan bola mata palsu,” ujarnya.