Risma dan Whisnu kembali maju pada Pilkada Serentak 2015 yang diusung oleh PDIP. Keduanya terpilih kembali dengan meraih kemenangan mutlak yakni sebesar 893.087 suara atau 86,34 persen dari jumlah suara keseluruhan. Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana dilantik pada tanggal 17 Februari 2016 oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Gedung Negara Grahadi.
Selama menjadi Wali Kota Surabaya, Tris Rismaharini telah meraih banyak penghargaan. Pada 14 September 2018 dalam Kongres UCLG-ASPAC 2018 (Asosiasi Pemerintah Kota dan Daerah Se-Asia Pasifik) di Surabaya, Tri Rismaharini terpilih secara aklamasi sebagai Presiden UCLG-ASPAC untuk masa bakti 2018-2020 menggantikan Gubernur Provinsi Jeju, Korea Selatan, Won Hee-ryong.
Selain itu, Risma juga meraih banyak penghargaan. Dilansir dari Wikipedia dan berbagai sumber, di masa kepemimpinannya, Kota Surabaya meraih delapan kali Piala Adipura Kencana berturut-turut, mulai dari tahun 2011 hingga 2018 untuk kategori kota metropolitan, serta Adipura Paripurna pada tahun 2016.
Risma juga membawa Surabaya menjadi kota yang terbaik partisipasinya se-Asia Pasifik pada tahun 2012 versi Citynet atas keberhasilan pemerintah kota dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkungan.
Pada Oktober 2013, Kota Surabaya di bawah kepemimpinannya juga memperoleh penghargaan tingkat Asia-Pasifik yaitu Future Government Awards 2013 di dua bidang sekaligus, yaitu data center dan inklusi digital menyisihkan 800 kota di seluruh Asia-Pasifik.