Slamet menjelaskan gerbong tanpa masinis meluncur dari arah utara Stasiun Malang Kota Baru menuju selatan hingga memasuki Stasiun Malang Kota Lama, sedangkan jarak antarstasiun tersebut mencapai sekitar 3 kilometer.
"Yang tahu pertama itu mandor pekerjanya. Namun dia itu diam saja bengong, terus saya teriakin ke pekerja yang jumlahnya puluhan. Saya bilang pak ada gerbong langsir meluncur," ucap Slamet.
Kerasnya benturan antara gerbong kereta api dengan alat berat membuat lima rumah bergetar. Warga sekitar stasiun menyebut suara tumbukan gerbong kereta api dengan alat berat begitu kencang.
"Istri langsung lari tadi ke luar, karena suara benturannya kencang. Ada lima rumah yang merasakan, di dalam rumah getar dan goyang," tuturnya.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan tersebut. Semua pekerja berhasil menyelamatkan diri.
"Pekerjanya selamat semua alhamdulillah karena berhasil lari. Kalau keretanya ada tujuh gerbong itu kebetulan di jalur dua yang tengah diperbaiki bantalan relnya sehingga tidak ada rel kereta," katanya.
Hingga pukul 17.00 WIB puluhan pekerja dari PT KAI masih berusaha mengevakuasi gerbong rel kereta api dan bagian-bagian yang rusak.