Sang istri DW yang tengah hamil empat bulan bahkan berkali-kali pingsan. Dia tak kuasa menahan kesedihan, mendapati suami tercinta meninggal dengan cara seperti itu. “Dia ini orang baik. Bahkan dengan teman-temannya di Surabaya sering komunikasi. Karena itu, kasihan sekali istrinya. Apalagi dia sedang hamil anak pertama,” tutur salah seorang kerabat korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, Guru Seni Rupa ini menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 21.40 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo karena mengalami mati batang otak. Dari keterangan keluarga diketahui, Budi dirujuk ke RSUD dr Soetomo setelah dianiaya muridnya, MH, siswa kelas XI SMAN 1 Torjun, pada Kamis 1 Februari 2018, kemarin.
Budi sempat dirawat di RS Sampang setelah mentah-muntah dan tak sadarkan diri. Namun, kerena kondisi luka yang cukup parah, Budi dirujuk ke RSUD dr Soetomo, hingga akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di sana.