SURABAYA, iNews.id – Ada banyak pejabat pelaksana tugas (Plt) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Kondisi ini dinilai membuat kinerjanya tidak maksimal.
Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya, Ghofar Ismail mengatakan, pejabat pelaksana tugas tidak bisa mengambil keputusan yang strategis. Hal ini karena sifatnya sementara, tidak definitif.
“Plt tidak dapat mengambil keputusan yang sifatnya strategis karena sifatnya hanya sementara,” katanya, Selasa (4/8/2020).
Dia mengambil contoh, di tingkat kelurahan, banyak sektretaris yang merangkap menjadi pelaksana tugas lurah atau kepala kelurahan sementara. Hal ini menurutnya membuat kinerja kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat tidak maksimal.
Selain itu juga akan berdampak pada kinerja Pemkot Surabaya. Pejabat pelaksana tugas itu ruang gerak kerjanya tidak luas dalam setiap menyikapi permasalahan di masyarakat.