Bantah Tak Terbuka Soal Kematian Korban Tragedi Kanjuruhan, RSSA: Kami Siap Jadi Saksi

Avirista Midaada
Wadir RSSA Malang Syaifullah Asmiragani (tengah). (Foto: MPI/Avirista Midaada ).

"Termasuk korban yang dirawat di sini yang membaik, membaik itu ditanyakan semua, penyebabnya apa, kenapa, bagaimana penanganannya, hari Jumat kami dimintai keterangan, jadi tidak ada tekanan sama sekali," tuturnya.

Pihaknya menegaskan siap jika nanti saat proses persidangan dihadirkan untuk dimintai keterangan sebagai saksi ahli, untuk menjelaskan kondisi para korban tragedi Kanjuruhan.

"Ya nanti kita akan berangkat, kita akan memenuhi panggilan untuk memberikan kesaksian kita terhadap kasus-kasus yang kita tangani, sekali lagi tidak ada tekanan itu," katanya. 

Diketahui, La Ode M Syarif sempat menyatakan para dokter enggan menjelaskan kematian korban tragedi Kanjuruhan yang memakan 135 nyawa. La Ode menyebut, para dokter ini mendapat tekanan sehingga enggan dimintai keterangan dan menjadi saksi dalam proses penyidikan tragedi dengan enam tersangka ini.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sindikat Joki UTBK di Surabaya Dibongkar, 14 Orang Ditangkap Termasuk 3 Dokter

57 tahun lalu

Waduh! Dokter dan Perawat RSUD Yowari Jayapura Dianiaya Keluarga Pasien

57 tahun lalu

Tampang dan Identitas 5 Pengeroyok Dokter di Indramayu Ditangkap, Apa Motifnya?

57 tahun lalu

Dokter di Indramayu Dikeroyok di Depan Rumah, 5 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

7 Orang Dipanggil KPK Kasus Kuota Haji Khusus, 2 Absen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal