Bantah Ada Penganiayaan, Wakasek: Kami Tak Tahu Kejadiannya, Nggak Ada Laporan

Avirista Midaada
Wakil Kepala SDN Jenggolo Andik Sujatmiko. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Bocah SD di Malang sempat koma hingga dilarikan ke rumah sakit karena mengaku dianiaya kakak kelasnya. Namun, pihak sekolah membantah adanya penganiayaan tersebut mengaku tidak mengetahui peristiwa itu. 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Kepala SDN Jenggolo Andik Sujatmiko. Andik mengatakan, pihak sekolah telah mengatur jam istirahat dan kepulangan antarsiswa kelas 1-6 dengan waktu berbeda-beda, sehingga kecil kemungkinan terjadi penganiayaan antarsiswa. 

"Waktunya kalau kelas 6 mungkin yang jadi terduga pelaku itu waktunya sudah berbeda dengan kelas 2. Kelas 2 pulang dulu, baru kelas 6 pulang, berarti nggak ada hubungannya dengan yang di sekolah, karena waktu pulangnya beda," katanya, Jumat (25/11/2022). 

Bahkan pihak sekolah juga mengaku tak tahu menahu siapa terduga pelaku yang melakukan tindakan itu. Bahkan Andik menegaskan kembali kejadian hari Jumat itu belum ada laporan dari sekolah.

"Kita nggak tahu kejadiannya itu, di luar sekolah, nggak ada laporan dari siswa," ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Berkas Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan YTR Dilimpahkan ke Kejati Jabar

2 hari lalu

Kasus Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bandung Masuki Babak Baru

6 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

6 hari lalu

Viral Anak SD di Kukar Bertaruh Nyawa ke Sekolah, Naik Kereta Gantung Seberangi Sungai Habitat Buaya

8 hari lalu

Oknum Kades di Banyumas Pukuli Perempuan Muda di Depan Masjid, Kini Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal