Bantah Ada Penganiayaan, Wakasek: Kami Tak Tahu Kejadiannya, Nggak Ada Laporan

Avirista Midaada
Wakil Kepala SDN Jenggolo Andik Sujatmiko. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Bocah SD di Malang sempat koma hingga dilarikan ke rumah sakit karena mengaku dianiaya kakak kelasnya. Namun, pihak sekolah membantah adanya penganiayaan tersebut mengaku tidak mengetahui peristiwa itu. 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Kepala SDN Jenggolo Andik Sujatmiko. Andik mengatakan, pihak sekolah telah mengatur jam istirahat dan kepulangan antarsiswa kelas 1-6 dengan waktu berbeda-beda, sehingga kecil kemungkinan terjadi penganiayaan antarsiswa. 

"Waktunya kalau kelas 6 mungkin yang jadi terduga pelaku itu waktunya sudah berbeda dengan kelas 2. Kelas 2 pulang dulu, baru kelas 6 pulang, berarti nggak ada hubungannya dengan yang di sekolah, karena waktu pulangnya beda," katanya, Jumat (25/11/2022). 

Bahkan pihak sekolah juga mengaku tak tahu menahu siapa terduga pelaku yang melakukan tindakan itu. Bahkan Andik menegaskan kembali kejadian hari Jumat itu belum ada laporan dari sekolah.

"Kita nggak tahu kejadiannya itu, di luar sekolah, nggak ada laporan dari siswa," ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang

57 tahun lalu

Kronologi Pak Ogah Tendang Wanita Hamil di Deli Serdang, Emosi Takut Direkam dan Viral

57 tahun lalu

Tampang 2 Penganiaya Wanita Hamil di Deli Serdang saat Ditangkap, Muka Ciut Tak Lagi Garang

57 tahun lalu

Viral! Wanita Hamil dan Suami Dianiaya 2 Pria di Deli Serdang, Pelaku Bawa Airsoft Gun

57 tahun lalu

Viral Penganiayaan Pasutri di Deli Serdang! Wanita Hamil Ditendang, 2 Pria Ditangkap 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal