Banjir Terjang 4 Desa di Driyorejo Grerik, Khofifah: Harus Ada Tanggul Permanen

Lukman Hakim
Gubernur Khofifah saat meninjau banjir di Driyorejo Gresik, Rabu (22/2/2023). (istimewa).

"Kita cari solusi bersama yang terbaik dan aman bagi masyarakat. Mohon dukungan dan sambung doa untuk kebaikan kita semua," katanya. 

Diketahui, empat desa di Kecamatan Driyorejo yang terendam banjir yakni Desa Sumput, Desa Mojosarirejo, Desa Karangandong dan Desa Driyorejo. Akibat banjir itu, puluhan warga dievakuasi ke tempat aman. Pasalnya, ketinggian air sudah masuk ke rumah-rumah warga.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, ketinggian banjir di empat desa di Kecamatan Driyorejo ini berbeda-beda. Di Desa Sumput ketinggian air mencapai hingga 70 sentimeter. Di Desa Mojosarirejo, di Jalan Perumahan De Naila Village, banjir mencapai 80 sentimeter. Bahkan, sebanyak 60 rumah terendam air 20 hingga 40 senitimeter.

Di Desa Karangandong, ketinggan air mulai dari 20 sampai 80 sentimeter. Terdapat 35 rumah yang terendam banjir setinggi 30 hingga 100 sentimeter. Sedangakan di Desa Driyorejo terendam banjir mulai 20 sampai 40 sentimeter.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal