“Air tiba-tiba datang tengah malam, sampai satu pinggang orang dewasa. Kami semua kaget dan takut,” kata Mahfud, Selasa (26/5/2020).
“Biasanya genangan hanya sebentar, tetapi sampai sekarang belum surut. Laut masih pasang, jadi air tidak bisa mengalir,” katanya.
Pantauan iNews.id, sejumlah warga tampak sibuk menyelamatkan barang-barang berharga. Beberapa di antara mereka juga menunggu air surut, sambil membersihkan sampah yang masuk ke dalam rumah.
Sementara Pasar Paciran yang biasa ramai di pagi hari, tampak sepi. Tidak ada aktivitas sama sekali. Para pedagang memilih menutup lapak mereka, karena khawatir barang dagangan hanyut terbawa arus.