“Dapur umum ini dikelola warga setempat bersama Tagana dengan dukungan bahan makanan dari Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Pasuruan. Ini menjadi bukti nyata kerja sama antara pemerintah dan masyarakat mampu membantu saudara-saudara kita di masa sulit,” katanya.
Gus Ipul menegaskan pentingnya pendataan dan assessment di lokasi bencana untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat.
“Pendataan yang cepat dan akurat adalah bagian dari langkah strategis Kementerian Sosial dalam memastikan setiap warga terdampak menerima bantuan sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Meski tidak ada laporan korban jiwa maupun luka, Gus Ipul menegaskan pemerintah akan terus memantau situasi hingga banjir benar-benar surut.
“Kami memahami bahwa kondisi ini belum selesai. Selain kebutuhan dasar seperti makanan dan selimut, warga terdampak juga sangat membutuhkan air bersih. Kami sedang berkoordinasi untuk memastikan pasokan air bersih bisa segera didistribusikan,” ucapnya.