Khofifah juga menyempatkan diri menemui para pengungsi dan berdialog dengan mereka. Untuk menuju lokasi, Khofifah dan rombongan harus berjalan kaki melalui medan berat karena akses jalan utama terputus.
Selain memberikan semangat, mantan Menteri Sosial itu juga menyerahkan bantuan kepada para korban. Meliputi makanan, pakaian, selimut, obat-obatan dan perlengkapan lain. Tak lupa Khofifah juga mendengarkan keluh kesah mereka.
“Anak-anak besok harus tetap bisa sekolah. Untuk itu kami berterima kasih kepada Bupati Jember yang berkenan menyediakan transportasi antar-jemput bagi anak-anak yang harus sekolah,” katanya.
Diketahui, banjir bandang akibat luapan Kali Jompo menerjang Desa Klungkung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (1/2/2020) malam. Pusat Pengendali Operasional (Pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat 367 orang mengungsi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo mengatakan, banjir juga menyebabkan satu jembatan penghubung pabrik Perkebunan Kalijompo rusak berat (putus). Kemudian plengsengan Jalan Mawar di Kecamatan Patrang terkikis dengan lebar 10 meter dan tinggi 5 meter. Lalu 15 rumah terendam lumpur di RT03/ RW01 Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang.(ihya’ ulumuddin)